|
Komunitas garuk tanah, ingin grasstrack 2010 tidak kalah pamor dengan balap motor lain. Terlihat dari megahnya event Kejurnas Grasstrack Region 2 (KGR2) seri 1. Sabtu – Minggu, 6 – 7 Maret 2010, 230 starter tarung di Sirkuit Kawasan Wisata Tembong Jaya, Serang, Banten, disesaki para tracker terbaik Pulau Jawa.
Pasti, “Semua ingin grasstrack sekarang ini maju dari tahun-tahun sebelumnya. Jadi semua harus lebih istimewa,” ujar Iim Lutfi, dari Pengprov IMI Banten penyelenggara KGR2 seri awal itu.
Kemasan KGR2 yang wajib pakai ban Swallow ini dibuat terencana. Terlihat dari penataan event! Tracker, bermain lebih aman dengan BRC mengelilingi sirkuit 1,1 km ini. “Bisa menunjukan kemampuan terbaik tanpa khwatir penonton di tengah sirkuit,” ujar Ade Chandra, tracker senior tim Liger Oil Racing Team.
Saat berlangsungnya lomba pun, alam menyambut dengan senyuman. Sirkuit yang panjangnya sesuai dengan regulasi kejurnas itu, tanpa gangguan hujan. “Sirkuit yang kering, enggak cuma tracker yang unjuk kemampuan. Kencang atau tidaknya motor juga berperan besar,” ungkap Irvan Titan, tracker Prakarsa Mandiri Motor asal Banten.
Betul tuh! Setiap adanya insiden di sirkuit, petugas lintasan tanggap dan cepat bertindak. Selain adanya pagar di sekeliling sirkuit, penonton juga tidak bisa sembarang masuk lintasan.
Setiap jalan masuk, ada pasukan pengaman. Mantapnya, keamanan yang dipakai, juga yang sering dipakai kala event-event nasional. Misalnya, Kejurnas MotoPrix.
Sebelum bertanding pun, tracker harus terbiasa menunggu di waiting zone. Tentunya, ini ditujukan agar ritme jalannya lomba layaknya pelintiran grip gas para tracker. Cepat dan penuh persiapan matang! Persiapan bertarung, tidak lagi dilakukan di belakang starting gate yang berjumlah 18 starter itu.
 Kondisi grasstrack yang tampil lebih MotoPrixdari event grasstrack biasanya ini, juga diikuti wajah baru! Seperti hadirnya tim berbendera Honda! “Jika di road race diisi Honda Banten, maka kami coba bermain di grasstrack,” ungkap HM Aspuri HZ, pemilik Mitra Panglima Sejahtera (MPS) selaku dealer Honda wilayah Pandeglang, Banten.
Sepertinya energi Honda di pasar senggol menular ke garuk tanah. Beberapa kali tim ini punya kesempatan untuk tampil juara. Sayang dengan adanya kerusakan teknis yang bisa dikatakan tidak penting, kesempatan pupus.
Mantapnya, ini tidak membendung semangat tim lambang sayap mengepak! “Kejurnas seri selanjutnya pasti akan lebih siap. Apalagi kita mendapat dukungan moril dan materi dari Bapak Su’ud Pranoto, selaku main-dealer Honda wilayah Banten,” janji Fahmi Muhammad, Manajer Motorsport MPS.
Banyak pihak acung jempol untuk KGR2 seri 1 ini. “Event kali ini, boleh dikatakan yang terbaik selama adanya balap di Pulau Jawa. Boleh angkat jempol setingginya untuk event kali ini,” ujar Mico Alexandro, pemilik tim Alexandro Racing Team (ART) yang pembalapnya Cep Sena berhasil nomor satu.
Sayang, Cep Sena didikualifikasi. Penyebabnya, kesimpang siuran agenda kejurnas. “Gimana, sponsor seperti Swallow aja gak tahu ada kejurnas?” kata Mico yang memuji event, tapi tidak memuji jadwal.
HASIL LOMBA
Bebek Modifikasi 4-Tak s/d 130 cc Senior 1. F Chimon (24) Jabar Liger Oil Racing Team 2. Ade Chandra (68) Jabar Liger Oil Racing Team 3. Tommy MJ (44) Jabar Albatross Depok 4. Egi ST (126) DKI Anjani Speed Bekasi 5. Andri Firman (188) Banten MPS Motorsport Bebek Modifikasi 110 cc Junior 1. Buya SK (135) Banten PSB MDE Auto Racing 2. Gian Pratama (71) Jabar Hikmat Mandiri KRW 3. Cikal Faisal H (117) Jabar Malshastex RT 4. Libra Azi (51) Jabar` FMS Racing team 5. Deden Insani (103) Jabar JRT Racing Campuran Senior 1. F Chimon (24) Jabar Liger Oil Racing Team 2. Irfan Titan (48) Banten Prakarsa Mandiri 3. Egi ST (126) DKI Anjani Speed Bekasi 4. Rinto Pribadi (82) Natuna Varah Motorsport Bebek Modifikasi 2-Tak 110 cc Senior 1. Cep Sena (87) DKI Alexandro’s RT 2. Ade Chandra (68) Jabar Liger Oil Racing Team 3. F Chimon (24) Jabar Liger Oil Racing Team 4. Egi ST (126) DKI Anjani Speed Bekasi 5. Rinto Pribadi (82) Natuna Varah Motorsport Bebek Standar 110 cc Pemula 1. Anjar Petet (102) Jabar JMS Bangka Motor 2. Sugianto (125) DKI Anjani Speed Bekasi 3. Sanidin Gepeng (6)Banten KDM No Limit 4. E Bontenk JP (58) Banten KPK Racing Team 5. Erik ST (55) Banten YMS Sinar Tani Minimoto s/d 13 Tahun 1. Reza Pahlevi (09) Banten Kurnia Motor JAG-77 2. Masaid (27) Banten Goyobod 3. Respatih (212) DKI Shotokaw RT 4. Vikri Q (25) Banten CMS The Mandur 5. M. Zakaria (70) Banten Eval Putra
Penulis/Foto : Eka/Boyo
|