|
Edun emang edun, itu kata paling cocok buat pasukan H. Handoko Halim dari Montesz Sport Club (MSC) di ajang balap pasar senggol. wilayah Jawa Barat 2010. Tengok aja event perdana mereka, Sabtu-Minggu (6-7/3) bertajuk LA Light Road Race seri I (LALRR), di sirkuit Terminal Banjar Patroman, Banjar-Ciamis, Jabar.
Handoko bukan model tebar janji dan peseona seperti saat pemilu. ”Pokoknya kita bakalan bikin event segila mungkin. Berkelas, beda dan banjir hadiah,” buka Kak Han - begitu sapaan akrab Handoko - juragan dari promotor balap berskala nasional MSC.
 Khusus 2010, di Jabar ini, MSC bakalan gelar 10 seri. Rinciannya lima seri di wilayah Priangan Timur (region I), empat seri di Priangan Barat, dan puncaknya Grand Final di Bandung.
Inti membagi region seperti itu, agar pembalap di pelesok lain kebagian jatah. “Sama dengan pemerataan. Ujung-ujungnya, bibit-bibit pembalap asli daerah terus bermunculan. Jadi tidak tertumpuk pada satu region,” yakin Kak Han.
MSC nyiapin sembilan unit motor buat para jawaranya. Per region masing-masing diganjar tiga unit (juara satu sampai tiga) dan tiga unit lagi khusus juara umum di pentas grand final (pembalap seleksi dari region 1 dan region 2).
Ini bukti, “MSC tak main-main memajukan balap di Jabar. Tak kecuali memberikan penghargaan pada para pembalapnya,” tambah Kresna sekjen MSC.
Karena serius dari tahun ke tahun para sponsor mudah melirik MSC. Apalagi kalau dana. ”Event MSC sip. Produk kita lebih cepat dikenal masyarakat. Pastinya, penjualan produk pun meningkat,” sumringah Felix Ardianto, marketing dari Excel Asia Takasago alias pelek yang ramai dipakai motor balap.
Menurut Felix, ikutnya Excel Asia sesuai program pasar mereka. “Kan selama ini telah mendukung tim balap nasional. Sedang event baru sebatas dengan MSC,” tambah Felix yang membuka stan penjualan di sisi sirkuit. Semoga laku jualannya.
Jujur aja, dibanding tiga tahun ke belakang, MSC kali ini, boleh disejajarkan dengan gelaran event milik pabrikan (OMR) atau kejurnas. ”Dengan baliknya MSC ke wilayah Jabar, kualitasnya terbilang cukup mumpuni. Jelas, ini sangat mendukung dalam persiapan pihak Pengprov IMI Jabar dalam menyiapkan para pembalapnya di ajang PORDA, Juli nanti,” ungkap Zamalludin dan Martin Hidayat, juri lomba dari Pengprov IMI Jabar.
Senada beberapa pembalap yang berlaga di Banjar Patroman, kemarin. “MSC datang tepat waktu. Soalnya, kita butuh event gede yang biasa dipakai parameter. Terlebih, hadiah yang ditawarkan menjanjikan,” bilang Fitra Ramdani, Ahmad Black, dan M. Anhar.
HASIL LOMBA
Bebek 110 cc 4-Tak Standar Pemula 1 Aditya Pangestu (18) Indramayu RDM Indramayu 2 Asep Herdian (28) Kuningan Abadi Motor Sindang Laut 3 Wildan Novyan (189) Sumedang KRZ Barokah One BM Bebek 125 cc 2-Tak Terbuka 1 Irvan Chupenk (67) Tasikmalaya Tekno Abadi Motor 2 Ahmad Black (40) Cimahi KK GO IDM Lancar Motor 3 Denis Kurnia (165) Tasikmalaya IFC Saptajaya Matik 130 cc Terbuka 1 Yudi Wahyudi (58) Ciamis Zayus Yudi Motor 83 2 Handi Maulana (124) Tasikmalaya IFC Hegar Kurnia 3 Denis Kurnia (165) Tasikmalaya IFC Saptajaya Bebek 110 cc 4-Tak Tune-Up Pemula 1 Rizki Fanwari (35) Tasikmalaya KMS Rizki Fanwari 2 Galih Randhi (64) Cirebon DRM Bimo Speed 64 3 Shelby Eby (83) Ciamis Tudwi Bank Jabar Team Bebek 110 cc 4-Tak Tune-Up Terbuka 1 M. Anhar (13) Bandung Blankwear Isback 2 Deri Firmansya (21) Tasikmalaya MMS Irian Motor Banjar 3 Taupik SP (83) Bandung Privateer Matik FFA 1 Fery Oktan (34) Bandung 5758 Batagor Riri 2 Febrianus Balank (128) Depok Simbikers CLD FDR 3 Ahmad Black (40) Cimahi KK GO IDM Lancar Motor Matik 150 cc Terbuka 1 Arie Octane (134) Bandung 5758 Batagor Riri 2 Febrianus Balank (128) Depok Simbikers CLD FDR 3 Rifki Arthabuana (142) Sumedang GG Bando BBS
Penulis/Foto : Dudu
|