Ternyata Adang pintar meramu piston Honda Sonic 58 mm yang dipakainya. Piston motor CBU itu dicustom bagian kepalanya. Piston ini dipilih karena lebih pendek. Juga ringan, sehingga tidak banyak gesekkan dan enteng. Namun kendalanya lubang pen seher hanya 13 mm. Solusinya harus dibuatkan bushing. Agar terpasang presisi di setang seher asli Yamaha Mio.
"Menggunakan seher Sonic hasil modif ini, kalau dihitung menghasilkan rasio kompresi 12,5 : 1,ÔÇØ jelas dua mekanik kompak. Cukup rendah meskipun menggunakan bahan bakar bensol.
Sedang klep in label EE untuk kejar diameter besar. ÔÇ£Cuma klep in ukuran 31 mm dibikin 28 mm sedangkan ex 24 mm,ÔÇØ lanjut Adang yang tetap memakai batang klep ukuran 5 mm itu.
Di bagian CVT, Adang mengaku V-belt standar digerakkan puli Kawahara K1 dengan kombinasi roller 6 dan 7 gram. Begitu juga kopling sentrifugalnya. Namun transfer tenaganya menggunakan rasio 14/40 biar putaran bawahnya tertolong. (motorplus-online.com)
DATA MODIFIKASI
Pengapian: Standar
Roller: Kawahara
Karbu: Standar Vakum
Sokbreker: YSS