MOTOR Plus-online.com - Roller di motor matic merupakan komponen yang mengatur kecepatan bukaan pulley primer.
Sistem kerjanya, saat motor digas, roller ini akan terlempar keluar dan bergerak sesuai jalur yang sudah ditentukan di pulley.
Kecepatan pergerakannya tergantung bobot roller itu sendiri.
"Setiap motor berbeda-beda ukuran berat rollernya karena pabrikan sudah mengitung kebutuhan bobot roller yang pas untuk motor tersebut," ucap Baim dari RI Maticshop.
(BACA JUGA : Simak! Begini Tanda-tanda Roller di Motor Matik Sudah Minta Diganti)
Banyak pemilik motor matic yang kurang puas dengan performa roller standar.
Dengan demikian, penggantian roller pun dilakukan untuk mendapat performa akselarasi atau top speed lebih baik.
Namun, masih banyak bikers yang salah kaprah dalam penggantian, yakni dengan menyilang atau mengkombinasi roller bawaan dengan yang lebih berat atau lebih enteng.
Ternyata hal ini mengandung resiko lho.
"Roller yang bobotnya jauh lebih enteng akan lebih cepat peang atau tergerus karena roller tersebut akan terlempar lebih dahulu dibanding dengan ukuran yang berat. Otomatis durability roller tidak akan lama," tambah pria berbadan kurus ini.
(BACA JUGA : Awas! Ternyata Kerok jalur Roller Punya Efek Negatif di Motor Matic)
Sebenarnya bukan tidak boleh menyilang atau mengkombinasi bobot roller.
Pada kebutuhan kompetisi seperti road race atau drag bike hal ini banyak kok dipakai untuk mendapatkan bobot roller yang sesuai dengan keinginan mekanik.
Namun perlu diingat bahwa balapan tidak sama dengan penggunaan harian yang memiliki waktu berkendara lebih lama.
Kalau maksa mengkombinasi bobot roller buat harian harus siap-siap lebih cepat mengganti roller yang bobotnya lebih ringan.
Penulis | : | Mohammad Nurul Hidayah |
Editor | : | Mohammad Nurul Hidayah |
KOMENTAR