MOTOR Plus-online.com - Lampu sein merupakan komponen safety pada motor yang berfungsi menandakan ke pengendara lain saat kita mengganti arah kendaraan.
Lampu sein yang berfungsi baik wajib berkedip dan pastikan menyala baik depan dan belakang.
Ukuran lampu sein juga sudah di set pabrikan secara bentuk dan posisi agar terlihat dari berbagai arah.
Nah, lampu sein motor kamu usahakan jangan sampai mati ya. Kalau sudah terlanjur mengalami, cek 4 komponen ini.
Komponen ini berfungsi sebagai jeda kedipan yang bisa membuat sein berkedip.
Relay Flasher terdapat sirkuit listrik dimana arus listrik akan membuka dan menutup sebuah bidang/titik sentuh secara bergantian, sehingga sein dapat berkedip dan menandakan bahwa pengendara akan berubah arah.
(BACA JUGA: Santai Banget, Terekam Aksi Maling Motor di POM Bensin yang Ramai)
2. Saklar
Terdapat di bagian kiri setang dan posisinya berada di antara saklar klakson dan lampu jauh.
Saklar sein yang baik bila digerakan akan langsung membuat sein menyala tergantung kearah mana saklar tersebut digerakkan.
Penyebab sein sulit menyala bahkan enggan menyala bisa diakibatkan komponen ini juga lho.
Part mekanis ini biasanya kotor bagian dalamnya sehingga tidak ada arus yang diteruskan ke lampu sein.
3. Tegangan Aki
Percuma bila semua komponen bekerja dengan baik bila arus listirk dari aki tidak maksimal.
Aki yang baik memiliki voltase diatas 12 volt.
Bila di bawah itu, bisa dipastikan aki bermasalah dan tidak akan mampu menyalakan lampu sein.
(BACA JUGA: Jarang yang Tahu, Ini Motor Pertama yang Dibikin Suzuki, Honda dan Yamaha di Indonesia)
Terakhir, bila sein juga enggan menyala, cek juga kabel-kabel rangkaian sein dan juga soket-soketnya.
Bila ada yang kotor segera bersihkan dan pastikan perkabelan terhubung dengan benar.
Lain itu, juga lampu seinnya sob.
Walau kemungkinan rusak lama, namun terkadang lampu sein tersebut bisa putus.
Bisa ditandai dengan tidak mau mengedipnya lampu sein bila salah satu lampu putus.
Penulis | : | Mohammad Nurul Hidayah |
Editor | : | Mohammad Nurul Hidayah |
KOMENTAR