MOTOR Plus-online.com - Setiap balap pasti ada aturan menyangkut teknis motor atau pembalap.
Sama halnya dengan gelaran MotoGP yang beberapa kali merugikan tim Ducati.
Hal ini diungkapkan langsung Michele Pirro, pembalap penguji Ducati, Ducati mendapat kerugian dengan pemberlakuan aturan baru, terkait sesi private test.
Pada musim 2018, setiap tim hanya dibatasi melakukan tes private selama lima hari saja.
(BACA JUGA: Heboh! Video Polisi Enggak Berani Tilang Anggota TNI di Jalan Layang Casablanka, Ini Alasannya)
Tiga hari tes boleh dilakukan sebelum MotoGP dan tes lainnya hanya dilakukan di sirkuit di mana sedang berlangsung.
Menurut Michele Pirro, akibat aturan pembatasan tes itu membuat Ducati menjadi pihak yang paling terkena imbasnya.
Pasalnya, peningkatan mereka sejak musim lalu itu berkat banyaknya tes privat yang dilakukan.
"Ducati adalah pabrikan yang paling sering dihukum oleh perubahan aturan ini. "
(BACA JUGA: Kena Batunya...Video Kids Zaman Now Blayer Ninja 150, Mau Pamer Malah Salah Orang)
"Kami membuat struktur, tim penguji, yang sama bagusnya dengan tim yang bersaing dalam balapan Grand Prix dan mereka membuat aturan ini untuk mengambil keuntungan yang kami peroleh ini, " kata Michele Pirro dikutip dari GPOne.
Peningkatan tim Ducati sejak musim lalu juga tak lepas dari andil pembalap penguji mereka, Casey Stoner dan Michele Pirro.
Input dan masukan dari dua pembalap penguji Ducati itu mampu membuat Andrea Dovizioso meraih enam kemenangan pada musim lalu.
Dalam perubahan aturan itu, Pirro mengungkapkan pihak pabrikan asal Jepang yang menginginkan hal tersebut.
(BACA JUGA: Serem... Detik-detik Pengendara Motor Tertabrak Kereta Api Masinis Teriak Tapi Terlambat)
"Pabrikan Jepang menginginkannya dengan cara ini dan kami harus menyesuaikannya," ujar Pirro menambahkan.
Usai putaran empat MotoGP di sirkuit Jerez (6/5/2018).
Tim kontestan MotoGP tes di tempat sama pada keesokan harinya, Senin (7/5/2018).
Source | : | gpone.com |
Penulis | : | Ahmad Ridho |
Editor | : | Ahmad Ridho |
KOMENTAR