MOTOR Plus-online.com - Seperti yang diketahui, keributan seperti tawuran akhir-akhir ini sedang marak terjadi.
Di antaranya adalah aksi bentrok warga dengan geng motor terekam kamera video dan langsung viral di media sosial beberapa hari lalu.
Bentrokan tersebut terjadi di sekitar flyover Jatibaru, Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Namun ternyata diketahui para gerombolan tersebut bukanlah geng motor.
Baca Juga: Masih Terpuruk di MotoGP, Jorge Lorenzo Bilang Motor Honda Gak Cocok Buat Mantan Pembalap Yamaha
Baca Juga: Mencekam, Proses Penangkapan dan Pengeroyokan Geng Motor, Nekat Serang Warga Pakai Senjata Tajam
Mereka merupakan segerombolan anak muda yang ingin menggelar sahur on the road, sambil konvoi naik motor.
Terkait hal tersebut, Kapolsek Tanah Abang, AKBP Lukman Cahyono menyebut akan melakukan langkah antisipasi agar tidak terjadi lagi kejadian seperti itu.
Lukman mengatakan akan membubarkan masyarakat atau driver ojek online yang bergerombol di pinggir jalan.
Karena ditakutkan gerombolan-gerombolan itu adalah geng motor.
Baca Juga: Video Kapolri Isyaratkan Geng Motor Boleh Tembak di Tempat
"Kami antisipasi sekarang kalau misalkan ada ojek online atau masyarakat yang nongkrong-nongkrong di pinggir jalan, yang mau sweeping itu kami suruh bubar supaya tidak bentrok," kata Lukman
Proses sweeping merupakan bentuk tanggung jawab dari pihak kepolisian.
Bukannya dari inisiatif warga sekitar yang resah dan ingin main hakim sendiri.
Kegiatan sahur on the road (SOTR) pun juga sudah dilarang, karena dapat memicu terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.
Baca Juga: Bantingan Yamaha NMAX Jadi Empuk, Modalnya Cuma Pakai Per Honda Supra X125
Karena beberapa lalu juga terjadi pembacokan terhadap seorang peserta SOTR di Setiabudi, Jakarta Selatan.
Satu orang pelajar bernama Danu pun harus meregang nyawa akibat dibacok geng motor.
Source | : | GridOto.com |
Penulis | : | Fadhliansyah |
Editor | : | Ahmad Ridho |
KOMENTAR