MOTOR Plus-online.com - Jadi juara di MotoGP Andalusia 2020, pembalap tim Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo mengungkapkan masalah di mesin Yamaha.
Yamaha sendiri harus menunggu hampir enam tahun untuk memborong podium di kelas MotoGP.
Pemimpin klasemen sementara, Fabio Quartararo menyembunyikan kesulitannya dengan M1.
"Itu adalah akhir pekan yang sempurna bagi kami," buka Fabio Quartararo.
Yamaha sangat kuat dua kali balapan di Jerez, di mana tenaga mesin maksimum hampir tidak berperan, dan menaklukkan lima dari enam podium dalam dua balapan.
Baca Juga: Fabio Quartararo Menang MotoGP Andalusia 2020, Jadi Sampul Depan Lagi
Baca Juga: Quartararo Boleh Puncaki Klasemen MotoGP, Dovizioso: Kans Jadi Juara Dunia Masih Lebar
Bintang Ducati Andrea Dovizioso finis ketiga di balapan pertama, sedangkan juara dunia Marc Marquez terjatuh dan cedera.
"Kami hanya kekurangan kecepatan, itu satu-satunya kritik saya," tegas Quartararo.
"Motornya terasa sangat enak, sasisnya sangat user-friendly dan pengendara bisa cepat beradaptasi dengan motornya."
"Pada saat yang sama, saya harus menekankan bahwa sepeda motor tidak mudah dikendarai seperti yang dikatakan semua orang."
"Jauh lebih sulit untuk dikendarai daripada mesin tahun lalu. itu ramah, tetapi tidak mudah untuk mengendarai sepeda motor," sebutnya.
Baca Juga: Kesampaian Juga Niat Fabio Quartararo, Podium Bareng Idolanya
Selain itu, M1 tidak memiliki konsistensi.
Di GP Jerez pertama, Rossi harus mematikan M1 miliknya karena masalah teknis, Minggu lalu menghantam Franco Morbidelli, rekan satu tim Quartararo di Petronas.
"Untungnya, saya belum punya masalah sejauh ini," kata Fabio.
“Saya berkonsentrasi sepenuhnya pada tugas saya dan tidak memikirkan mesin atau hal lain."
"Pekerjaan saya adalah untuk mendapatkan hasil maksimal dari pelatihan, kualifikasi dan balapan, saya tidak bisa mengganti mesinnya. Kami memiliki banyak insinyur yang mengerjakan motor," tutupnya.
Baca Juga: Salah Vinales Kasih Jalan Quartararo, Juara MotoGP Spanyol dan Andalusia Sekaligus
Source | : | Speedweek.com |
Penulis | : | Indra Fikri |
Editor | : | Indra GT |
KOMENTAR