(BACA JUGA : Orang Sibuk Membahas Marquez dan Rossi, Diam-diam Jorge Lorenzo Merapat ke Suzuki)
"Lihat saja besok, jadi atau tidak," kata Arianto.
Lantas, apa yang diharapkan Arianto dari rentetan peristiwa yang mengantarkannya berpergian sejauh 140 kilometer dari kampungnya?
"Saya ingin minta kerja di kampung. Saya sebenarnya juga ingin buka usaha," kata dia.
Pendidikan terakhir Arianto adalah sekolah menengah atas.
Khotimah berkata, anak kelimanya itu tak dapat melanjutkan pendidikan karena kondisi ekonomi keluarga mereka.
Khotimah tak bekerja, sedangkan suaminya bekerja serabutan sebagai kuli bangunan.
(BACA JUGA : Kocak.. Video Bocah Nangis Histeris Gara-gara Marquez Tabrak Rossi di Argentina)
Tempat tinggal mereka berada di gang selebar satu meter.
"Selama ini Arianto bantu-bantu di tempat kakaknya, mereka sedang membangun rumah. Saya senang dia terkenal. Mudah-mudahan dia dapat pekerjaan," ujar Khotimah.
BBC Indonesia menghubungi Komandan Paspampres, Mayjen Suhartono, untuk mengkonfirmasi penjemput Arianto merupakan bawahannya.
Namun ia tak dapat memastikan, apalagi Jokowi Kamis (11/04), diagendakan terbang ke Jayapura, Papua.
"Belum ada arahan. Presiden masih kunjungan kerja," tuturnya.
Adapun, juru bicara Presiden, Johan Budi, belum mengetahui rencana pertemuan Jokowi dengan Arianto. "Saya akan cek dulu," tuturnya kepada BBC Indonesia.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Pihak Istana Dikabarkan Jemput Pemuda di Sukabumi yang Kejar Motor Jokowi,
Penulis | : | Mohammad Nurul Hidayah |
Editor | : | Mohammad Nurul Hidayah |
KOMENTAR