Brother cukup mendaftarkan diri di laman resmi Kejari masing-masing wilayah.
Kemudian, tinggal bayar denda tilang sesuai pasal yang berlaku.
Selanjutnya, barang bukti seperti SIM atau STNK akan diantar ke rumah.
Namun, enggak semua Kejari di seluruh wilayah Indonesia menerapkan sistem ini.
Baca Juga: Horeee... Masa Berlaku SIM Mati atau Kadaluwarsa Bebas dari Tilang, Kabar Gembira Nih Buat Bikers
Berdasarkan keterangan resmi Kejari Jakarta Selatan, pengantaran barang bukti pelanggaran lalu lintas juga dibatasi per harinya yaitu 100 orang.
"Besaran ongkos kirim barang bukti pelanggaran disesuaikan dengan tarif ojek online," tulis pernyataan tersebut," Senin (15/6/2020).
Untuk lebih jelasnya, simak cara pakai layanan COD saat pengurusan denda tilang berikut ketentuannya di halaman berikut:
Baca Juga: Bikers Catat! Enggak Cuman Ojol, Ini Daftar Kendaraan yang Aman dari Tilang Ganjil Genap
Source | : | Kompas.com |
Penulis | : | Galih Setiadi |
Editor | : | Ahmad Ridho |
KOMENTAR