Lalu, apa hubungannya dengan kepergian The Doctor dari Yamaha seperti yang ramai dibahas?
Mantan petinggi Repsol Honda, Livio Suppo coba menjelaskan hal ini.
Suppo menilai Valentino Rossi sebetulnya pembalap MotoGP yang yang ditakdirkan untuk membangkitkan Ducati.
Sosok yang sekaligus mantan direktur marketing Honda Racing Corporation (HRC) ini bilang Ducati wajib bangkit perlahan.
Maklum, Ducati pernah mengalami situasi sulit selepas kepergian Valentino Rossi.
Selain itu, Suppo juga menilai Ducati baru bisa bangkit seiring dengan kedatangan Luigi Dall'Igna.
"Saya rasa anda semua harus menghormati kerja keras yang dilakukan oleh Dall'Igna untuk Ducati," kata Suppo, dilansir dari Corsedimoto.
"Sejak saya meninggalkan tim itu pada tahun 2009, mereka telah melalui masa-masa sulit terutama setelah dua musim yang dijalani bersama Valentino Rossi," ucapnya.
Terobosan dan inovasilah yang dilakukan Luigi Dall'Igna buat Ducati.
Khususnya dalam hal teknis yang berhasil membawa Ducati kembali ke jalur juara.
"Saya pikir pabrikan telah kehilangan sedikit (sentuhan), tetapi ketika Dall'Igna datang," jelas Suppo.
Baca Juga: Bukan Tanpa Sebab, Valentino Rossi Ungkap 4 Alasan Doyan Balapan WSBK
"Dia (Ducati) menempatkan orang tepat di tempat yang tepat," cuitnya.
"Dia telah mengambil langkah maju dan penting dalam pengembangan motor, dari luar memang sulit untuk menilai," ungkapnya.
"Ada banyak aspek yang dapat mempengaruhi keputusan Anda," bilang Suppo mengakhiri.
Source | : | Corsedimoto.com |
Penulis | : | Galih Setiadi |
Editor | : | Indra GT |
KOMENTAR